Etika menghantar email

002_20.jpg

Bagi majoriti pengguna internet, email merupakan salah satu medium komunikasi yang sangat penting. Email boleh dihantar dengan pantas, sepantas lima saat bergantung kepada pelayan atau ‘server’ di serata dunia. Email juga digunakan secara meluas untuk menghantar maklumat, membuat promosi, menyebar berita dan banyak lagi.

Namun, dengan email juga mampu membuat seseorang menderita dengan menerima kebanjiran “email spam”. Tidak banyak perkara yang boleh seseorang lakukan untuk menghadapi para “spammers” ini kecuali menapis email-email spam ini dan masukkan ke dalam folder bulk/junk.

Bagaimanapun, kita sebagai pengguna internet juga, harus menghindarkan diri dari melakukan perkara yang sama (spamming) jika kita tidak mahu perkara tersebut berlaku ke atas diri kita. Berikut adalah beberapa etika menghantar email yang sedikit sebanyak boleh dijadikan panduan agar email kita lebih ‘bersopan-santun’ dan mampu diterima ramai :

  1. Hapuskan susunan email “forwards” anda
    Bila anda ingin memforward sebahagian atau seluruh email kepada pihak lain, maka luangkan sedikit waktu anda untuk menghapus tanda yang biasanya muncul seperti tanda “>” dan sebagainya agar email anda tidak panjang berjela dan nampak serabut.
  2. Gantilah “subject” atau tajuk email bila topik pembicaraan anda berubah
    Setelah saling bertukar email beberapa kali, topik pembicaraan berubah dari asalnya, namun “subject” atau judul email belum juga diganti. Akan jauh lebih mudah untuk memahami email yang masuk bila “subject” disesuaikan dan dapat mencerminkan isi email yang sedang anda tulis.
  3. Hapuslah pesan reply yang tidak perlu
    Beberapa program email seperti yahoo dan msn secara automatik memunculkan isi email yang terdahulu bila anda sedang membalasnya. Ada baiknya anda menghapus bahagian tersebut dan hanya tinggalkan bahagian tulisan yang benar-benar anda anggap perlu.
  4. Jangan meneruskan surat berantai
    Anda tentu berasa terganggu dan tidak selesa bila seseorang mengirimkan anda suatu email tentang sesuatu berita atau fakta, kemudian meminta anda untuk memanjangkannya dengan segera kepada 10 teman anda yang lain dan jika tidak, maka anda akan ditimpa nasib yang buruk. Anda juga akan mengganggu dan membuat orang lain berasa tidak selesa bila anda meneruskan email semacam ini. Hapuskan sahaja dengan menekan button “delete”.
  5. Hormati privacy orang lain
    Ini termasuk juga alamat email mereka. Bila anda sedang mengirim email kepada sejumlah orang yang mungkin satu sama lain saling tidak mengenali, gunakan “bcc” atau “blind carbon copy” agar alamat-alamat email mereka tidak saling diketahui.
  6. Jangan melakukan spam
    Mungkin anda tidak sengaja melakukannya tetapi banyak orang tidak menyedari jika mereka menggunakan alamat-alamat email yang mereka dapat dari “forwarded email”, kemudian menggunakannya tanpa kebenaran, ini termasuk bentuk ‘spam’.
  7. Jangan berteriak-teriak
    Apa maksud saya dengan berteriak-teriak. Menulis dengan mengaktifkan huruf besar (button “Caps Lock”) dapat diertikan sebagai tanda kemarahan.
  8. Jangan mudah “terbakar”, over-reaksi atau terburu-buru menghapus suatu email tanpa berusaha memikirkannya dengan baik.
    Apa maksud ayat saya ini? Mungkin anda pernah menerima email-email provokasi daripada seseorang sehingga menyebabkan anda berasa marah atau tidak puashati dengan gaya tulisan mereka. Jadi, sebelum anda membalas email tersebut, fikirkan dahulu bagaimana anda memberi respon terhadap sesuatu email yang membuatkan anda marah. Apabila anda dibelenggu dengan emosi yang kuat, gaya tulisan anda juga akan bersifat emosional.Jangan terburu-buru mengirim email tersebut, sebaliknya simpan dahulu dalam ‘draft folder’ selama beberapa hari bagi anda meneliti semula email tersebut. Banyak persahabatan yang hancur gara-gara terburu-buru dalam cara seseorang membalas email berbentuk emosi. Balaslah email dengan cara yang berhikmah.
  9. Bersabarlah dalam menunggu “reply”
    Ketahuilah, orang tidak hanya hidup dengan internet. Mereka mungkin tidak membalas email anda dengan segera. Ada sesetengah pengguna internet hanya memeriksa email mereka sehari sekali, 2 hari sekali, 3 hari sekali atau seminggu sekali. Jadi, anda perlu bersabar.
  10. Akuilah bahwa tidak semua orang berasa selesa menerima segala yang anda anggap lucu
    Jangan terus-menerus mengirimkan sesuatu kepada mereka yang tidak pernah membalasnya, meskipun dengan ucapan terima kasih. Jangan lupa, luangkan waktu untuk memikirkan apa yang kita forward kan dan kepada siapa kita mem-forwardkan suatu email. Tidak semua orang setuju atau suka dengan material yang kita forwardkan. Untuk orang-orang tertentu, subjek-subjek tertentu (yang kita anggap lucu dan menarik atau ringan) boleh menjadi sesuatu yang sangat sensitif dan serius!!

Sumber: diadaptasi dari The Top 10 E-mail Courtesy Suggestions, Zoran Todorovich On Eagle’s Wings

  • Share/Bookmark
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Powered by WordPress | Designed by: Free MMORPG Games | Thanks to Browser Games, Game Music and RPG Reviews